Kopi Terakhir Bagian II – Surat di Balik Stoples Kopi
Sudah empat puluh hari Arman pergi, tetapi Rina masih membuatkan kopi setiap pagi. Kebiasaan itu telah menjadi semacam doa yang tidak pernah selesai. Ia menjerang air sebelum matahari terbit, mengambil gelas putih dengan retakan kecil di dekat pegangannya, lalu menuangkan satu sendok kopi dan satu sendok gula. Setelah itu, ia meletakkannya di tempat Arman biasa … Read more