<

Cara Mencari Rumus Molekul Unsur dan Senyawa

[ad_1]

Rumus Molekul

Setelah mengenal rumus empiris dari senyawa kimia, kali ini kita akan membahas apa yang dimaksud dengan rumus molekul. Yuk, kita belajar.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa stoikiometri itu ibarat jantungnya kimia. Jadi kalo kamu bisa menguasai materi ini, belajar materi kimia yang lain auto gampang!

Untuk menguasai mata pelajaran kimia, ada hal-hal dasar yang harus kamu pahami. Salah satunya adalah stoikiometri atau dasar perhitungan kimia. Stoikiometri berasal dari  bahasa Yunani, “stoicheion” yang artinya unsur dan “metron” yang artinya mengukur. Di dalam stoikiometri, terdapat beberapa rumus yang mesti kamu kuasai. Di antaranya adalah konsep Mol, rumus empiris, dan rumus molekul. Sebelumnya, kamu sudah mengetahui cara menentukan rumus empiris senyawa kan? Sekarang, kita akan sama-sama belajar tentang rumus molekul.

 

Pengertian Rumus Molekul

Jika sebelumnya kamu sudah memahami rumus empiris (RE) yaitu rumus yang menyatakan perbandingan terkecil atau paling sederhana dari atom-atom unsur yang menyusun senyawa. Molekul adalah partikel penyusun senyawa. Adapun, rumus molekul adalah rumus yang menyatakan perbandingan sebenarnya dari jumlah atom yang membentuk molekul dan senyawa. Jadi, rumus molekul ini menyatakan susunan yang sebenarnya dari molekul zat. 

Nah, rumus molekul ini digolongkan menjadi dua, yaitu rumus molekul unsur dan rumus molekul senyawa.  

 

1. Rumus Molekul Unsur

Rumus molekul unsur adalah rumus yang menyatakan gabungan atom-atom yang sama jenis unsurnya lalu membentuk sebuah molekul. Nah, molekul unsur dibagi lagi menjadi dua berdasar dari jumlah atom yang bergabung. Ada molekul diatomik dan molekul poliatomik.

 

a. Molekul Diatomik

Molekul diatomik adalah molekul yang terbentuk dari dua atom yang sama jenis unsurnya. Untuk mengetahui jumlah atom tersebut, kita menggunakan angka indeks. Indeks ini merupakan angka yang dituliskan subskrip (di bawah), mengikuti atom yang bersangkutan. Jika indeksnya hanya terdiri dari 1 atom ini disebut dengan unsur monoatomik, maka nggak perlu ditulis. Nah, berikut ini beberapa contoh dari molekul diatomik.

Rumus molekul diatomik

 

b. Molekul Poliatomik

Molekul poliatomik terbentuk dari lebih dari dua atom yang sama jenis unsurnya, kemudian bergabung dan membentuk sebuah molekul. Ozon merupakan salah satu molekul poliatomik.

Rumus molekul poliatomik

Supaya kamu lebih paham mengenai perbedaan antara unsur monoatomik (satu atom), diatomik (dua atom), triatomik (tiga atom), tetraatomik (empat atom), dan oktaatomik (delapan atom). Yuk, lihat gambar di bawah ini.

Perbedaan Unsur Monoatomik, Diatomik, Triatomik, Tetraatomik, dan Oktaatomik

 

2. Rumus Molekul Senyawa

Rumus molekul senyawa merupakan rumus senyawa yang tersusun dari dua atom atau lebih yang berbeda jenis unsurnya kemudian membentuk molekul. Dalam rumus kimia senyawa, terdapat angka yang menunjukkan jumlah atom suatu unsur di setiap molekulnya, yang disebut indeks.

Angka indeks rumus molekul

Misalnya air, rumus molekulnya yaitu H2O. Rumus molekul ini terdiri dari lambang unsur penyusun dan angka indeks. Nah, karena molekul air tersusun dari molekul hidrogen dan oksigen, maka rumus molekulnya menggunakan gabungan lambang unsur H dan O, sedangkan angka indeksnya, yaitu angka 2 pada atom hidrogen, dan angka 1 pada atom oksigen. Supaya lebih terbayang, yuk lihat gambar di bawah ini!

rumus molekul H2O

 

Gimana? Kebayang, kan? Jadi, angka indeks pada H2O ini menyatakan perbandingan jumlah atom hidrogen dan atom oksigen sebenarnya, dalam satu molekul H2O. Nah, dari angka indeks ini kita jadi tahu kalo perbandingan jumlah atom unsur hidrogen dan oksigen ini dua banding satu. Dapat disimpulkan bahwa angka indeks pada suatu molekul menunjukkan perbandingan jumlah atom atau mol dari unsur-unsur penyusun senyawa.

Nah, sekarang yuk perhatikan contoh molekul senyawa pada tabel di bawah ini.

rumus molekul senyawa

Mudah, kan? Eits.. masih ada contoh lainnya, lho.

 

rumus molekul senyawa

 

Cara Menghitung Rumus Molekul

Untuk menyatakan rumus molekul suatu zat dilakukan dengan cara menuliskan lambang kimia tiap unsur yang ada dalam molekul dan jumlah atom dituliskan di kanan lambang kimia unsur secara subscript atau di bawah. Contohnya glukosa yang mempunyai rumus molekul C6H12O6, maka setiap molekul glukosa mengandung enam atom karbon (C), dua belas atom hidrogen (H), dan enam atom oksigen (O).

 

Contoh Soal

Supaya kamu lebih paham, coba kerjakan contoh soal di bawah ini ya!

1. Berapa jumlah seluruh atom dalam tiga molekul hidrogen?

Jawab:

3 molekul hidrogen ditulis 3H2. Jadi, jumlah atom 3 molekul hidrogen = 3 x 2 = 6 atom.

 

2.Berapa jumlah seluruh atom dalam dua senyawa CuSO4.5H2O?

Jawab: 

2 molekul CuSO4.5H2O tersusun atas:

2 x 1 atom Cu = 2 atom Cu

2 x 1 atom S = 2 atom S

2 x 4 atom O = 8 atom O

2 x 10 atom H = 20 atom H

2 x 5 atom O = 10 atom O   +

Jumlah atom = 42

Jadi, 2 molekul CuSO4.5H2O tersusun atas 42 atom.

Gimana? Mudah, kan? Itu dia penjelasan mengenai pengertian rumus molekul dan cara menghitung rumus molekul. Nah, kalau kamu merasa ingin tahu lebih lanjut tentang kimia, terutama rumus molekul dan rumus empiris, yuk gabung sama Ruangbelajar. Di sana penjelasannya nggak cuma lengkap, tapi ada banyak ratusan latihan soal bikin kamu makin paham!

ruangbelajar

Referensi

Sutresna, Nana. (2007) Cerdas Belajar Kimia untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah. Bandung. Grafindo.

[ad_2]
<

About mukhlis.net

blogging and sharing

Leave a Reply

Your email address will not be published.