Mungkin Ada Dinding Tak Terlihat Di Luar Angkasa, Menurut Penelitian Baru

Luar angkasa adalah tempat yang misterius dan banyak orang di seluruh dunia bekerja untuk mengungkapnya lapis demi lapis. Namun, beberapa peristiwa membingungkan di atas sana tetap tidak dapat dijelaskan. Para ilmuwan sekarang percaya mungkin ada dinding tak terlihat di ruang angkasa. Namun, dinding ini tidak seperti dinding ruangan. Sebaliknya, mereka lebih seperti penghalang. Para ilmuwan berpikir dinding ini bisa saja diciptakan oleh “gaya kelima” yang dimediasi oleh partikel baru hipotetis yang disebut simetri. Dan keberadaan gaya ini dapat membantu memahami bagian ruang angkasa yang menarik yang telah lama membuat para astronom frustrasi.

Saat ini, kami menggunakan model materi gelap dingin Lambda sebagai model standar untuk memahami alam semesta kita. Model ini menyatakan bahwa galaksi kecil harus didistribusikan dalam orbit yang berantakan di sekitar galaksi yang lebih besar. Pada kenyataannya, banyak galaksi kecil yang mengorbit galaksi yang lebih besar tersusun dalam bidang datar tipis (cakram), yang terlihat mirip dengan cincin Saturnus. Susunan ini tampak seolah-olah ada dinding tak kasat mata di ruang angkasa yang membuat mereka tersusun menyimpang dari model Lambda.

Dengan kata lain, galaksi “satelit” kecil ini ditangkap oleh tarikan gravitasi galaksi yang lebih besar dan tersusun dalam bidang datar tipis, sedangkan model menyarankan bahwa mereka harus didistribusikan dalam orbit yang berantakan di sekitar galaksi induknya. Galaksi-galaksi kecil ini telah terlihat dalam orbit tersinkronisasi di seluruh galaksi kita sendiri, Bima Sakti, dan juga di galaksi tetangga. Para ilmuwan telah mengajukan beberapa penjelasan untuk “masalah piringan satelit” ini.

Namun, studi baru oleh para peneliti di University of Nottingham telah menyajikan penjelasan baru. Ini tersedia melalui server pra-cetak arXiv. Mereka menyebutnya “penjelasan ‘fisika baru’ potensial pertama. Ini menunjukkan bahwa simetri dapat menghasilkan dinding tak terlihat di ruang angkasa.

Namun, penelitian ini hanyalah bukti konsep. Untuk membuktikan bahwa ada dinding tak kasat mata di ruang angkasa, para ilmuwan harus terlebih dahulu membuktikan bahwa simetri ada. Itu akan membutuhkan layanan dari milik NASA Teleskop Luar Angkasa James Webbyang harus siap untuk pengamatan ilmiah pada musim panas tahun ini.

About mukhlis.net

blogging and sharing

Leave a Reply

Your email address will not be published.