<

Pengertian, Ciri, Jenis dan Contohnya

Contoh Kalimat Deklaratif

Kalimat deklaratif adalah salah satu ragam kalimat yang ada dalam Bahasa Indonesia. Tapi, tahukah kamu apa yang dimaksud dengan kalimat deklaratif? Di artikel ini kamu akan belajar bersama tentang pengertian kalimat deklaratif, ciri-ciri, dan contoh-contohnya. Yuk, simak penjelasannya sampai akhir ya.

“Untuk mempermudah, bumbu dapat dihaluskan menggunakan blender.”

Hayo, kamu pasti udah nggak asing lagi deh sama kalimat di atas. Kalimat tersebut dapat kamu temukan pada sebuah teks prosedur

Kalau kamu masih ingat, kalimat deklaratif ini merupakan salah satu kaidah kebahasaan teks prosedur. Seorang ahli, Moeliono (1992) menyatakan bahwa kalimat Bahasa Indonesia bisa dibedakan menjadi lima jika didasarkan pada nilai komunikatifnya, yakni kalimat deklaratif, kalimat imperatif, kalimat interogatif, kalimat seruan, dan kalimat penegas. 

Nah, pada artikel ini kita akan belajar bersama mengenai pengertian, ciri-ciri, dan contoh kalimat deklaratif.

Pengertian Kalimat Deklaratif

Menurut KBBI, kalimat deklaratif merupakan kalimat berupa pernyataan yang memiliki ciri intonasi turun atau datar. Umumnya, kalimat deklaratif mengandung arti yang memberitahukan atau menyatakan sesuatu.

Jadi, kalimat deklaratif adalah kalimat yang berisi pernyataan atau berita yang sifatnya memberikan sebuah informasi. Nah, pada kalimat deklaratif, tanda baca titik (.) digunakan untuk mengakhiri kalimat tersebut. 

Kalau kamu perhatikan, kalimat “Untuk mempermudah, bumbu dapat dihaluskan menggunakan blender.” termasuk kalimat deklaratif karena berisi informasi tentang hal yang dapat dilakukan untuk mempermudah pekerjaan. 

Kalimat deklaratif juga memiliki ciri-ciri, nih. Ciri-ciri ini yang membedakan kalimat deklaratif dengan kalimat lainnya. Nah, sebelumnya sudah disinggung bahwa pada kalimat deklaratif menggunakan tanda baca titik untuk mengakhiri kalimat tersebut. Hal itu termasuk salah satu ciri dari kalimat deklaratif. Lalu, apa saja ya ciri kalimat deklaratif lainnya?

Baca Juga: Mengenal Ciri, Jenis, Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Prosedur

 

Ciri-Ciri Kalimat Deklaratif

Kalimat deklaratif juga dikenal sebagai kalimat berita. Dalam buku M. Ramlan yang berjudul Ilmu Bahasa Indonesia Sintaksis, ciri kalimat deklaratif yaitu memiliki intonasi berita, dan tidak memiliki kata tanya (apa, siapa, kenapa dan di mana), selain itu tidak mengandung kata ajakan seperti ayo, jangan, silakan, dan sebagainya. 

Ciri-ciri Kalimat Deklaratif


Jenis Kalimat Deklaratif

Secara umum, kalimat deklaratif terbagi menjadi dua jenis, yaitu kalimat deklaratif aktif dan kalimat deklaratif pasif.

A. Kalimat Deklaratif Aktif

1. Aktif Transitif

Kalimat deklaratif aktif transitif berarti kalimat yang dapat memasukkan objek ke dalam kalimatnya. Penanda yang paling terlihat dari kalimat deklaratif aktif transitif bisa dilihat dari penggunaan imbuhan me– dan kamu bisa mengubahnya menjadi bentuk kalimat pasif.

 

Contoh Kalimat Deklaratif Aktif Transitif

a. Perwakilan OSIS SMAN 2 Subang mengadakan acara penggalangan dana untuk bakti sosial.

b. Tim basket asal Jawa Barat melakukan latihan persiapan turnamen. 

 

2. Aktif Intransitif

Berbeda dengan sebelumnya, kalimat deklaratif aktif intransitif tidak memerlukan objek di dalam kalimatnya. Kamu dapat mengetahui kalimat deklaratif dengan melihat kata kerja yang menggunakan imbuhan ber-.

Contoh Kalimat Deklaratif Aktif Intransitif

a. Setiap hari Andre berlari di lapangan futsal untuk latihan lomba lari akhir tahun nanti.

b. Dua orang sahabat itu sedang bertengkar.

3. Aktif Semitransitif

Serupa dengan sebelumnya, kalimat deklaratif aktif semitransitif tidak membutuhkan objek di kalimatnya. Tapi, di dalam jenis kalimat deklaratif ini kamu bisa menggunakan pelengkap.

Contoh Kalimat Aktif Semitransitif

a. Seorang anak kecil bersembunyi setelah mencuri mangga.

b. Ibu membaca koran sambil minum kopi hitam.

 

B. Kalimat Deklaratif Pasif

1. Kalimat Deklaratif Pasif Biasa

Salah satu tips untuk mengetahui kalimat deklaratif pasif biasa adalah biasanya merupakan perubahan bentuk dari kalimat deklaratif aktif transitif. Penandanya adalah kata kerja yang menggunakan imbuhan ke-an, di-, ter-.

Contoh Kalimat Deklaratif Pasif Biasa

a. Rumah-rumah di Bandung mengalami kehancuran setelah adanya badai.

b. Acara pelatihan guru se-Jawa Barat diadakan oleh walikota Jawa Barat.

c. Seorang pencuri tertangkap setelah kejar-kejaran dengan polisi selama lima jam.

 

2. Kalimat Deklaratif Pasif Zero

Salah satu ciri utama kalimat deklaratif pasif zero adalah unsur predikat di dalam kalimatnya menggunakan kata kerja dan menjadi kata dasar. Biasanya, kata kerja di dalam kalimat ini memiliki imbuhan –kan

 

Contoh Kalimat Deklaratif Pasif Zero

a. Kepala Sekolah memberikan piala kepada siswa yang memenangkan lomba Pencak Silat se-Kabupaten.

b. Agar lebih nikmat, ayah mematikan kompornya sesaat sebelum daging sapi matang sempurna.

 

Contoh Kalimat Deklaratif

  1. Nita adalah adikku. 

  2. Ibukota Indonesia adalah Jakarta. 

  3. Sepeda motor perlu bensin untuk bisa dikendarai. 

  4. Sapi adalah hewan mamalia. 

  5. Tidak semua sayuran berwarna hijau. 

  6. Aku adalah anak pertama dari empat bersaudara. 

  7. Candi Borobudur bukan di Jogjakarta, tapi di Magelang, Jawa Tengah. 

  8. Dalam satu tahun ada 12 bulan. 

  9. Donor darah memberikan manfaat kesehatan. 

  10. Vaksin Covid-19 tidak membuat seseorang kebal terhadap virus Corona.

  11. Teh hijau mengandung banyak antioksidan tinggi dan baik untuk mencegah penyakit kanker.

  12. Pak Faizal barusan menabrak sepeda motor yang baru saja melintas.

  13. Bu Leni sedang memperbaiki komputer Fazri yang sudah rusak.

  14. Sejumlah rumah terbakar habis di daerah Kampung Blanakan.

  15. Kepolisian meminta densus 88 untuk bersama menjaga negara Indonesia bebas teroris.

  16. Naas pencuri motor ini ditangkap dan dipukuli oleh warga setempat yang mempergokinnya.

  17. Korupsi dana aksi cepat tanggap telah ditangkap oleh KPK.

  18. Sebuah mobil menabrak sepeda motor pagi tadi pukul 06.00 WIB.

  19. Sejumlah kepolisian menggerebek sebuah tempat bermain judi.

  20. Maling mobil tertangkap tangan siang tadi dan dihabisi oleh warga tanpa ampun.

  21. Siang ini saya baru saja melihat ada kecelakaan mobil di Tol Cipularang. 

  22. Sungai Musi berada di Palembang, Sumatera Selatan.

  23. Laptop Laeli sudah menyala sejak semalam. 

  24. Salsa adalah seorang pegawai tetap.

  25. Gajah adalah hewan terbesar di daratan muka bumi.

  26. Musik dapat membantu menenangkan pikiran kita.

  27. Lapis legit adalah kue khas Lampung. 

  28. Farid akan segera pulang dari Jepang bulan depan.

  29. Kemarin siang ada sebuah mobil Daihatsu yang dihancurkan peserta kampanye di Jalan Ki Hajar Dewantara.

  30. Pagi ini, segerombolan mahasiswa yang terlibat tawuran ditangkap oleh polisi.

  31. Indonesia memiliki 34 provinsi yang tersebar dari Sabang hingga Merauke.

  32. Sungai Kapuas adalah sungai terpanjang di Indonesia yang terletak di Pulau Kalimantan tepatnya di Provinsi Kalimantan Barat.

  33. Harimau Sumatera merupakan hewan endemik Indonesia.

  34. Indonesia memiliki tiga zona waktu.

  35. Rendang adalah makanan khas Sumatera Barat yang sangat populer.

Gimana, sudah paham kan, tentang kalimat deklaratif? Kalau kamu penasaran dan ingin melihat materi kalimat deklaratif dan kalimat lainnya dalam bentuk video, tonton aja di ruangbelajar!

ruangbelajar

Referensi:

Masyarakat Linguistik Indonesia. 2000. Linguistik Indonesia. Yayasan Obor Indonesia. (online at) https://www.google.co.id/books/edition/linguistik_indonesia/lC9-4t30-esC?hl=id&gbpv=0 (diakses: 19 September 2022)

Rahardi, R. Kunjana. 2005. Imperatif Kesantunan Bahasa Indonesia. Erlangga. (online at) https://www.google.co.id/books/edition/Pragmatik/Wd-vd5BWmJ4C?hl=id&gbpv=0 (diakses: 19 September 2022)

Pramujiono, Agung dkk. 2020. Kesantunan Berbahasa, Pendidikan Karakter, dan Pembelajaran yang Humanis. Indocamp. (online at) https://www.google.co.id/books/edition/KESANTUNAN_BERBAHASA_PENDIDIKAN_KARATER/L5EmEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=0 (diakses: 19 September 2022)

Prihantini, Ainia. 2015. Master Bahasa Indonesia. B First. (online at) https://www.google.co.id/books/edition/Master_Bahasa_Indonesia/fqtFCgAAQBAJ?hl=id&gbpv=0 (diakses: 19 September 2022)

<

About mukhlis.net

blogging and sharing

Leave a Reply

Your email address will not be published.