<

Tak Selalu Buruk, Ini Dampak Positif Anak Kecanduan Gadget!

Ternyata, anak kecanduan gadget tidak selalu menimbulkan dampak negatif, lho! Yuk, ketahui sisi positif yang bisa orang tua ambil lewat artikel ini!

 

“Gimana ya, anak Saya tuh nggak bisa lepas dari gadget, ke mana-mana dia harus pegang HP.”

Begitu keluhan para Ibu mengenai anak-anaknya yang sudah kecanduan bermain gadget. Sebagai orangtua, kita sudah sering memberikan nasihat, namun anak sulit sekali berubah. Hal ini menjadi kekhawatiran para orang tua, terutama ketika sang anak kini sudah duduk di bangku akhir semester, dan akan menghadapi ujian kenaikan kelas, atau masuk perguruan tinggi.

Nilai ulangan menurun, malas bersosialisasi, dan menjadi pendiam adalah hal-hal yang ditakutkan para orang tua, jika anak terus dibiarkan bermain gadget. Apakah benar ketergantungan pada ponsel akan berdampak seperti itu? Sebenarnya, tidak selalu begitu, lho! Justru, keaktifan anak remaja di dunia teknologi punya beragam pengaruh positif. Nah, bagi para orangtua yang juga kerap merasa cemas, mari kita simak dulu poin-poin berikut ini! Dijamin, ada winwin solution setelah membacanya.

 

1. Bisa menambah teman

kecanduan gadget - Anak dan sosial media.

Anak dan sosial media. (sumber: biltmorecounseling.com)

Zaman sudah berubah, cara bersosialisasi pun berganti. Anak remaja memang senang mencari teman baru melalui platform media sosial, seperti Twitter dan Instagram. Bukan hanya sekadar menambah pertemanan, mereka juga pandai lho dalam menjaga hubungan dengan sahabatnya.

Menurut riset dari JWT Intelligence, usia remaja yang termasuk dalam kategori Gen Z ini memang lebih menyukai bentuk sosialisasi secara digital. Alasannya, cara tersebut dianggap mudah dan menyenangkan. Oleh karena itu, wajar jika anak senang berlama-lama melihat layar ponsel sambil tersenyum-senyum sendiri.

Baca Juga: Anak Kecanduan Gadget, Ini 6 Cara Ampuh Mengatasinya!

 

2. Komunikasi lebih baik dengan orangtua

kecanduan gadget - Seroang ibu berbicara di telepon.

Seorang ibu berbicara di telepon. (sumber: huffingtonpost.com) 

Di mana pun berada, anak dapat mudah dipantau keberadaannya sekaligus diketahui aktivitasnya oleh orang tua. Jarak mereka yang selalu dekat dengan ponsel juga membuat siapa pun menjadi mudah untuk menghubunginya. Mereka dianggap cepat dalam memberikan respon chat ataupun telepon. Bahkan, bisa jadi mereka yang menginformasikannya terlebih dahulu melalui status atau foto di sosial media. Hal ini pun membuat orangtua jadi tidak perlu khawatir lagi kan?

Baca Juga: Pertimbangkan 5 Hal Ini Sebelum Memberikan Gadget pada Anak

 

3. Anak jadi lebih canggih

kecanduan gadget - Anak dan orangtua sama-sama canggih.

Anak dan orangtua sama-sama canggih. (sumber: appetiteforeducation.com) 

Beragam fitur yang ada pada ponsel, tablet, ataupun laptop memiliki fungsi yang berbeda-beda. Bagi orangtua, hal ini tampak membingungkan dan merepotkan. Terlalu banyaknya aplikasi pada gadget, justru diabaikan begitu saja.

Berbeda dengan generasi Z, tanpa perlu diajari pun mereka sudah bisa menguasai operasional gadget. Rasa penasarannya yang tinggi, memupuk mereka menjadi anak yang mudah beradaptasi pada perkembangan teknologi yang ada. Mereka dapat dengan mudah belajar dan menerima informasi lebih banyak.

Baca Juga: Takut Disalahgunakan, Ini 4 Tips Aman Berinternet Bagi Anak

Gadget memang tak selalu memberikan dampak buruk bagi anak, meskipun begitu, orang tua tetap perlu mengawasi anak, setiap kali mereka menggunakan gadget, agar tetap mengakses konten-konten sesuai dengan usianya.

Nah, konten belajar yang bisa Anda berikan untuk anak, salah satunya bisa didapatkan di ruangbelajar SD. Belajar sambil bermain bareng karakter Dafa Lulu yang lucu, memahami konsep materi jadi lebih menyenangkan.

New call-to-action

<

About mukhlis.net

blogging and sharing

Leave a Reply

Your email address will not be published.