<

Teknik Baru Berbasis AI Ini Dapat Mendeteksi Kondisi Jantung, Dapat Membantu Mencegah Serangan Jantung

[ad_1]

Dalam apa yang mungkin mengarah pada pengembangan pengobatan baru untuk penyakit jantung, para peneliti telah menciptakan teknik kecerdasan buatan (AI) baru yang dapat mendeteksi erosi plak di arteri jantung. Teknik ini menggunakan gambar optical coherence tomography (OCT) untuk memantau plak arteri. Temuan ini sangat penting karena disintegrasi plak dapat menjadi awal serangan jantung atau penyakit jantung parah lainnya. OCT, yang merupakan teknik pencitraan optik, dapat digunakan di dalam pembuluh darah untuk menghasilkan gambar 3D dari arteri koroner yang membawa darah ke otot jantung.

Teknik OCT telah digunakan untuk menemukan erosi plak. Namun, volume data yang dihasilkan dan kesulitan dalam menafsirkan gambar menyebabkan variabilitas antar pengamat yang cukup besar. Dalam upaya untuk mengatasi ini, para peneliti memperkenalkan AI dalam teknik OCT untuk mengidentifikasi erosi plak.

“Jika plak kolesterol yang melapisi arteri mulai terkikis, itu dapat menyebabkan penurunan aliran darah ke jantung secara tiba-tiba yang dikenal sebagai sindrom koroner akut, yang memerlukan perawatan segera. Metode baru kami dapat membantu meningkatkan diagnosis klinis erosi plak dan digunakan untuk mengembangkan perawatan baru bagi pasien dengan penyakit jantung,” dikatakan Zhao Wang dari Universitas Sains dan Teknologi Elektronik Tiongkok. Wang juga penulis utama studi ini diterbitkan di Optik Biomedis Ekspres.

Metode AI baru terdiri dari dua langkah utama di mana pertama model AI yang dikenal sebagai jaringan saraf menganalisis gambar asli dan dua informasi bentuk untuk memprediksi daerah erosi plak.

Prediksi ini kemudian disempurnakan melalui algoritma post-processing yang meniru pengetahuan dokter profesional untuk melakukan diagnosis. “Kami harus mengembangkan model AI baru yang menggabungkan informasi bentuk eksplisit, fitur utama yang digunakan untuk mengidentifikasi erosi plak pada gambar OCT. Teknologi pencitraan OCT intravaskular yang mendasari juga penting karena saat ini merupakan modalitas pencitraan resolusi tertinggi yang dapat digunakan untuk mendiagnosis erosi plak pada pasien yang masih hidup,” kata Wang.

Para peneliti menguji teknik baru dan menemukan bahwa metode otomatis dapat memprediksi 80 persen kasus erosi plak dengan 73 persen nilai prediksi positif. Selain itu, diagnosis yang dilakukan dengan teknik AI sangat cocok dengan yang dilakukan oleh dokter berpengalaman.

[ad_2]
<

About mukhlis.net

blogging and sharing

Leave a Reply

Your email address will not be published.